Ramadhan Vaganza di Balai Kota Surabaya: Menggali Keistimewaan Bulan Suci Bersama Gus Ahmad Syauqi


 Surabaya, Jurnal Hukum Investigasi  

Suasana penuh keberkahan dan kebahagiaan menyelimuti halaman Balai Kota Surabaya pada Kamis sore, 26 Februari 2026. Kegiatan Ramadhan Vaganza yang digelar menjelang datangnya bulan suci menjadi momentum istimewa bagi masyarakat untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh harap.

Acara tersebut menghadirkan penceramah muda kharismatik, Gus Ahmad Syauqi, S.Hum., M.Si., pengasuh PP Nurul Huda Sencaki Surabaya. Dalam tausiyahnya yang bertema “Keistimewaan Bulan Ramadhan”, beliau mengajak jamaah untuk merenungi betapa agungnya bulan yang penuh rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka.


Dengan tutur kata yang lembut namun penuh makna, Gus Ahmad Syauqi menyampaikan bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan bulan pendidikan jiwa. Bulan di mana pahala dilipatgandakan, pintu surga dibuka selebar-lebarnya, dan pintu neraka ditutup rapat. “Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan memperbanyak amal kebaikan,” tutur beliau di hadapan para jamaah yang menyimak dengan khusyuk.

Suasana semakin syahdu saat jamaah diajak untuk memperbanyak istighfar dan doa, memohon agar dipertemukan dengan Ramadhan dalam keadaan sehat dan penuh keimanan. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan religi, tetapi juga ruang silaturahmi yang mempererat ukhuwah antarwarga Surabaya.

Ramadhan Vaganza di Balai Kota Surabaya menjadi bukti bahwa semangat menyambut bulan suci begitu terasa di Kota Pahlawan. Harapannya, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin termotivasi untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama.

Semoga Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi bulan yang membawa keberkahan bagi seluruh umat. 

(Moch Arifin)

Lebih baru Lebih lama