Dzikir dan Doa Bersama Penuhi Masjid Cheng Hoo Surabaya dengan Nuansa Khusyuk dan Cinta Ilahi


Surabaya, Jurnalhukuminvestigasi  — Suasana religius yang sarat ketenangan dan keharuan menyelimuti Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya pada Jumat malam, 02 Januari 2026. Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti dzikir dan doa bersama yang dimulai ba’da salat Maghrib, sebagai ikhtiar memperkuat keimanan sekaligus memohon keberkahan di awal tahun.

Dzikir dan doa dipimpin oleh Al-Ustadz Ahmad Hariyono Ong, S.HI., M.EI, yang dengan penuh kekhusyukan mengajak jamaah larut dalam lantunan kalimat thayyibah. Setiap untaian doa yang terucap seolah mengetuk relung hati, menghadirkan rasa tunduk, harap, dan cinta kepada Allah SWT.


Usai salat Isya, acara dilanjutkan dengan tausiyah penuh makna bersama Nyai Hj. Khodijah Nafis, S.HI., M.Ag, yang mengangkat tema “Tujuh Alasan Malaikat Jibril Ingin Menjadi Manusia.” Dalam penyampaiannya, Nyai Khodijah menuturkan hikmah mendalam tentang kemuliaan manusia yang diberi kesempatan beribadah, bertaubat, dan merasakan manisnya sujud, sehingga mengundang jamaah untuk merenungi dan mensyukuri nikmat kehidupan.

Kehangatan malam semakin terasa dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh Grup Sholawat Achul Waton asal Surabaya. Alunan sholawat menggema indah, menyatukan suara jamaah dalam cinta dan rindu kepada Rasulullah SAW, menciptakan suasana yang syahdu dan menenangkan jiwa.

Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk mempererat ukhuwah islamiyah, menguatkan spiritualitas, serta meneguhkan harapan agar kehidupan ke depan senantiasa diliputi rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT.

(Moch Arifin)

Lebih baru Lebih lama