Surabaya, Jurnalhukuminvestigasi — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kediaman almarhumah Hj. Rahmania binti H. Abdurrahman di Simolawang II Barat No. 43, Surabaya, pada ba’da Isya’. Keluarga besar bersama para tetangga dan kerabat menggelar doa bersama dalam rangka mengenang 40 hari wafatnya almarhumah.
Acara diawali dengan pembacaan Yasin, tahlil, dan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhumah agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Doa-doa juga dipersembahkan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menerima takdir.
Kehadiran para jamaah yang memenuhi rumah duka mencerminkan eratnya tali silaturahmi dan kepedulian sosial antarwarga. Kebersamaan dalam lantunan doa menjadi penguat hati, sekaligus wujud penghormatan terakhir kepada sosok Hj. Rahmania yang dikenal ramah, santun, dan baik kepada sesama semasa hidupnya.
Keluarga almarhumah menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin atas doa, dukungan, dan kehadirannya. Mereka berharap semoga amal kebaikan yang telah dipanjatkan menjadi ladang pahala bagi semua yang hadir serta membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.
Peringatan 40 hari wafat ini bukan sekadar tradisi, namun juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, mengingatkan akan hakikat kehidupan, serta mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
(Moch Arifin ucon)
