Tarawih Penuh Hikmah di Masjid Muhammad Cheng Hoo: Menjadi Hamba yang Dirindukan Surga


 Surabaya, Jurnal Hukum Investigasi

Ahad malam, 22 Februari 2026, suasana Masjid Muhammad Cheng Hoo dipenuhi cahaya keimanan dan kebersamaan. Ratusan jamaah memadati masjid yang menjadi ikon toleransi dan persaudaraan di Kota Surabaya tersebut untuk menunaikan Sholat Tarawih di bulan suci Ramadhan dengan penuh kekhusyukan.

Bertindak sebagai imam Tarawih, Al-Ustadz H. M. Ridwan Ali, Al-Hafidz, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan tartil dan merdu. Setiap bacaan menghadirkan ketenangan, menyentuh relung hati para jamaah yang larut dalam doa dan harapan akan ampunan serta rahmat Allah SWT.


Usai sholat, tausiyah disampaikan oleh KH.Hasanuddin dari Surabaya. Dalam ceramah bertema “Golongan yang Dirindukan Surga,” beliau menyampaikan pesan-pesan penuh makna tentang siapa saja hamba Allah yang bukan hanya merindukan surga, tetapi juga dirindukan oleh surga itu sendiri.

Dengan gaya penyampaian yang tegas namun menyejukkan, KH. Hasanuddin menjelaskan bahwa golongan tersebut adalah mereka yang menjaga sholat lima waktu dan sholat malamnya, gemar bersedekah dalam keadaan lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, memaafkan sesama, serta istiqamah dalam kebaikan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Beliau juga mengingatkan bahwa di era modern yang penuh godaan, keistiqamahan menjadi kunci utama. “Surga itu mahal, tetapi dirindukan bagi mereka yang sungguh-sungguh menjaga iman dan akhlaknya,” tutur beliau, yang disambut dengan keheningan penuh renungan dari para jamaah.

Malam itu, Tarawih bukan sekadar ibadah rutin Ramadhan, melainkan momentum muhasabah diri. Jamaah diajak untuk memperbaiki niat, memperkuat amal, dan menjaga hati agar selalu dekat dengan Allah SWT.

Kebersamaan yang terjalin di masjid tersebut menjadi bukti bahwa Ramadhan adalah bulan persatuan, bulan pembinaan diri, dan bulan harapan. Semoga melalui ibadah dan nasihat yang disampaikan, seluruh jamaah dapat termasuk dalam golongan hamba yang dirindukan surga. Aamiin.

(Moch Arifin)

Lebih baru Lebih lama