Reuni Haji 2018 Rombongan Bintang Sembilan Haji Shabar Surabaya, Pererat Silaturahmi dan Kenangan di Tanah Suci


 SURABAYA, Jurnal Hukum Investigasi

 Kenangan perjalanan suci ke Tanah Suci tidak mudah dilupakan. Bertahun-tahun berlalu, namun tali silaturahmi dan persaudaraan para jamaah haji tetap terjaga. Hal tersebut terlihat dalam Reuni Haji Tahun 2018 Rombongan Bintang Sembilan Haji Shabar Surabaya yang digelar pada Ahad, 20 September 2026, pukul 10.00 WIB, bertempat di kediaman H. Ach Zulkifli dan Hj. Siti Lutfiah, Surabaya.


Reuni tersebut bukan sekadar pertemuan untuk mengenang perjalanan ibadah haji delapan tahun silam. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali mempererat ukhuwah Islamiyah, persaudaraan, dan kebersamaan yang telah terjalin sejak bersama-sama menunaikan ibadah haji pada tahun 2018.


Suasana penuh keakraban dan kekhidmatan semakin terasa ketika acara diawali dengan pembacaan Ummul Qur'an, dilanjutkan dengan tahlil yang dipimpin oleh Aba H. Sultoni. Doa dan dzikir yang dilantunkan menjadi pengingat bahwa perjalanan ke Tanah Suci bukan hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga membawa ikatan batin yang terus melekat di antara para jamaah.


Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh Aba H. Khidir. Lantunan sholawat menghadirkan suasana religius sekaligus menghidupkan kembali semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW.


Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Aba H. Masruhin. Dalam suasana penuh kekeluargaan, para jamaah berharap agar silaturahmi yang telah terjalin sejak perjalanan haji 2018 tersebut senantiasa mendapat keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta ridha Allah SWT.


Reuni ini menjadi bukti bahwa perjalanan haji boleh berakhir ketika kembali ke Tanah Air, tetapi persaudaraan dan silaturahmi tidak boleh berakhir. Kenangan di Tanah Suci menjadi pengikat hati, sementara silaturahmi menjadi jalan untuk terus menjaga kebersamaan dalam kebaikan.


Bintang Sembilan Haji Shabar Surabaya pun kembali menyatukan langkah dalam sebuah pertemuan sederhana, namun sarat makna: mengenang perjalanan suci, mempererat persaudaraan, dan menjaga silaturahmi hingga akhir hayat.

Lebih baru Lebih lama